Manifestasi Tazkiyah an-Nafs dalam Peranan “Sukuk Negara” sebagai Instrumen Pembangunan Ekonomi Multidimensional

  • Uliyatul Mu’awwanah

Abstract

Tulisan ini berupaya membahas konsep syariah yang dipakai sebagai landasan penerbitan sukuk. Konsep islam dalam pembangunan ekonomi memang tidak hanya konsep growth seperti dalam konvensional, namun lebih meluas yakni konsep pertumbuhan materiil juga harus terintegrasi dengan pertumbuhan dimensi spiritual dan moral, inilah yang disebut dengan konsep tazkiyah an-nafs atau proses penyucian jiwa (purification). Sebagai salah satu instrumen dana pembangunan ekonomi, sukuk merupakan opsi yang baik bagi para investor dalam mengelola keuangan terutama dalam hal manajemen investasi. Secara garis besar sukuk adalah surat berharga yang diterbitkan bedasarkan prinsip syariah yang merepresentasikan bukti kepemilikan investor atas aset yang menjadi dasar penerbitan sukuk. Adanya fitur underlying asset menjadi sebuah pembeda yang sangat tajam dengan obligasi lainnya, hal ini menunjukkan bahwa konsep periilan utang yang terdapat pada obligasi konvensional dinilai kurang menguntungkan bagi para investor. Secara keseluruhan, tulisan ini mengandung misi untuk merperkaya khazanah keilmuan dalam bidang ekonomi islam dengan berdasarkan kondisi empiris perilaku ekonomi (economic behavior) penulis pribadi dan masyarakat luas.

Published
2019-12-13
Section
Articles